5 Agunan yang Tidak Disertakan dalam Pinjaman tanpa Agunan Tunaiku

Selama ini tentunya kita sering mendengar tentang pinjaman tanpa agunan Tunaiku. Tapi apakah Anda tahu apa saja jenis agunan yang dimaksud? Syarat agar bisa dianggap sebagai agunan adalah bernilai ekonomis, marketable, dan juga punya nilai secara hukum. Ketika merujuk pada syarat tersebut, maka inilah 5 agunan yang memenuhi syarat.

Logo Tunaiku

1. Properti dan yang Masih Berkaitan
Salah satu yang paling sering dijadikan sebagai agunan adalah properti dan juga yang masih berkaitan dengan properti. Misalnya tanah. Nilai tanah itu sangat ekonomis. Bahkan setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan yang signifikan. Seiring dengan pembangunan di sekitarnya. Tidak heran kalau yang memiliki tanah sendiri itu tidak banyak.

Cara agar tanah bisa dijadikan jaminan itu harus disertifikasi dulu. Tanpa sertifikat bernama SHM (Sertifikat Hak Milik), maka pinjaman ke bank konvensional pasti ditolak. Untuk itulah KTA Tunaiku dihadirkan ke tengah-tengah masyarakat. Tujuannya agar setiap kalangan yang tidak atau belum punya tanah bisa turut menikmati pinjaman uang.

2. Mobil, Motor, dan Kendaraan Lain
Dibandingkan mobil, tentu motor yang paling sering dijadikan sebagai jaminan. Soalnya hampir setiap rumah memiliki motor dan seakan-akan sudah bergeser jadi kebutuhan primer. Secara yuridis, jaminan dari motor bisa dipertanggung-jawabkan, sebab ada BPKB sebagai bukti hak milik. Hal tersebut juga senada dengan kendaraan lain.

Hanya saja, kendaraan yang tidak bersertifikat, seperti delman, tentu tidak bisa dijadikan jaminan. Soalnya hasil buatan sendiri dan cenderung tidak beroperasi di segala tempat. Oleh karena itu, tanpa harus beli motor, Anda sudah bisa menikmati fasilitas pinjaman dari Tunaiku. Syaratnya hanya disiplin membayar dan koneksi internet yang baik. Itu saja.

3. Logam Mulia
Keberadaan logam mulia terhadap pinjaman tanpa agunan Tunaiku juga tidak punya kepentingan apa-apa. Padahal logam mulia ini juga bisa dijadikan agunan, sebab memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Ada emas batangan, kalung, cincin, berlian, dan sebagainya. Semua itu tentu memiliki sertifikat di setiap pembelian.

Nah, sertifikat atau bukti milik itulah yang bisa dijadikan jaminan. Hanya saja, untuk logam mulia hasil mas kawin yang digadaikan itu hanya memiliki nilai ekonomis 70 % sampai 80% saja dari nilai aslinya. Untungnya, KTA Tunaiku tidak pilih-pilih agunan. Semuanya bisa bekerja sama asalkan sudah meneken perjanjian.

4. Mesin Pabrik
Agunan ini merupakan aset sebuah perusahaan yang punya kedudukan sangat penting. Tanpa mesin, aktivitas pabrik bisa macet begitu saja. Penetapan agunan untuk mesin pabrik didasarkan pada umur, kelayakan teknis, dan juga kondisi pada saat meminjam uang. Rata-rata plafon tertinggi yang diberikan untuk agunan ini senilai 5 miliar.

Hanya saja berat konsekuensinya. Minimal Anda harus menghasilkan profit yang lebih tinggi dari sebelum-sebelumnya. Biar cicilan bisa dibayarkan tepat waktu. Kalau Anda tidak mau bangkrut gara-gara takut tidak bisa membayar cicilan utang, lebih baik ambil pinjaman KTA Tunaiku. Risikonya sangat kecil. Toh nilai pinjaman terbesarnya hanya 20 juta Rupiah.

5. Hasil Perkebunan maupun Ternak
Rupanya hasil perkebunan dan ternak juga bisa dijadikan agunan. Syaratnya setiap bulan punya penghasilan yang tetap. Itulah yang menjadi dasar penetapan agunan saat meminjam di bank konvensional. Hanya saja tenor yang diberikan relatif singkat. Paling hanya 3 bulan saja. Sedangkan di Tunaiku bisa sampai 20 bulan lamanya.

Pinjaman tanpa agunan Tunaiku punya keistimewaan daripada KTA lainnya. Salah satunya adalah nilai bunga yang sangat kecil, yakni 3% saja. Nah, apabila ada yang menawarkan pinjaman KTA dengan syarat harus memiliki salah satu dari 5 agunan di atas, lebih baik tolak saja. Soalnya tidak sesuai dengan konsep KTA itu sendiri.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Agunan yang Tidak Disertakan dalam Pinjaman tanpa Agunan Tunaiku"

Posting Komentar